Sanggar Seni Mbois Bunulrejo Kolaborasi Dengan Sanggar Karawitan Setyo Budoyo RW 12 Bunulrejo, Pengembangan Program Bangga Kencana Kampung KB Mbois

Bunulrejo Mbois, 15 November 2020

Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo telah bergerak dalam melakukan implementasi Program Bangga Kencana, dan mempunyai  arti  Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana.

 

Program Bangga Kencana mempunyai tujuan bahwa  pengembangan Kampung KB di setiap Kelurahan atau Desa yang telah dibentuk dapat  mengarahkan agar setiap keluarga mempunyai rencana berkeluarga, punya anak, pendidikan, ekonomi,  dan pengembangan keluarga lainnya, sehingga pada akhirnya akan terbentuk keluarga-keluarga berkualitas.

 

Tahapan awal pengembangan program bangga kencana di Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo adalah bagaimana membangun spirit dengan tagline yaitu  “Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 935 Masehi” dan ini adalah hasil menggali potensi sejarah Bunulrejo, tentu potensi yang sangat berbeda dengan seluruh Kampung KB diseluruh Indonesia.

 

Mengapa kami bisa memberikan pandangan demikian, karena Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo dengan wiilayah basis perkotaan tentu sangat berbeda dengan wilayah pedesaan yang mempunya potensi alam dan lahan yang luas. Wilayah Bunulrejo sangat berbeda karena berada di wilayah perkotaan dengan 21 RW, 147 RT, dan dengan jumlah penduduk +/- 29.175 jiwa terbilang sangat padat.

Semangat pengembangan bangga kencana Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo sudah berjalan adalah potensi budaya dan produk budaya. Pengembangan Budaya Bunulrejo yang sudah berjalan adalah Seni Tari, sedangkan Produk Budaya adalah Batik Tulis Khas Bunulrejo yaitu Motif Tirto Telogo. Ini adalah titik dasar pengembangan potensi ekosistem seni menuju Ekosistem Industri kreatif Bunulrejo.

 

Nah bagaimana pengembangan Ekosistem Industri kreatif Bunulrejo yang dikembangkan oleh Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo, mohon dibaca artikel dalam website kami yaitu www.kampungkbmbois.com, banyak agenda kami yang sudah berjalan seperti Festival Tari Bapang Virtual, Wayang Virtual dan beberapa agenda ke depan yang akan coba kami kembangkan dan jalankan dalam bagaiman Bunulrejo Mbois.

Sanggar Seni Mbois Bunulrejo juga merupakan program yang dijalankan Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo, Sanggar Seni Mbois Bunulrejo merupakan pusat pelatihan tari yang rutin dilaksankan setiap hari minggu dan diikuti peserta warga Kelurahan Bunulrejo. Dalam pelaksanaan latihan tari ini dipandu oleh instruktur berkualifikasi alumni kampus seni terkemuka ISI Jogjakarta yaitu ibu Dra. Endah Catur Lestari yang merupakan juga warga RW 3 Bunulrejo.

 

Kelurahan Bunulrejo merupakan Kelurahan Budaya dengan sejarah 1085 tahun sebuah konsep yang nyata, bagaimana pelaksanaan latihan tari yang biasanya berada di gedung serbaguna kantor kelurahan, maka latihan tari rutin pada hari minggu 15 November 2020 dilaksanakan di balai RW 12 Kelurahan Bunulrejo.

Spesial di RW 12 Bunulrejo adanya Sanggar Karawitan Setyo Budoyo dengan istruktur ibu Supadmi dan bapak Djaman yang merupakan warga RW 12 Bunulrejo. Sehingga kami dalam latihan tari dapat di kolaborasikan dengan diiringi yang keren oleh Sanggar Karawitan Setyo Budoyo. (untuk lebih lengkap bisa buka Youtube Kampung KB)

Sebuah kolaborasi yang Mbois dan sebuah potensi Keluraga dan Lingkungan akan terus dikembangkan untuk Bunulrejo Mbois

Bunulrejo Mbois

Mbois = Mbonol Is Culture

.

Kampung KB Mbois Bunulrejo

“Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 935 Masehi”

Batik Tulis Tirto Telogo, Inspirasi Sejarah 935 Masehi Bunulrejo – Batik Khas Malangan

Batik Khas Bunulrejo, Motif Tirto Telogo

Batik khas Bunulrejo akan memberikan story’ telling dan inspirasi sejarah 935 Masehi Bunulrejo.

Batik Tulis Tirto Telago merupakan sebuah pengembangan motif lama tapi baru dimunculkan oleh perajin batik tulis Bunulrejo berdasarkan sejarah 935 Masehi sehingga memiliki makna yang dalam, sehingga bila dijelaskan makna itu :

“BATIK TIRTO TELOGO”

BATIK TULIS KHAS BUNULREJO

Batik Motif TIRTO TELOGO ini terlahir dari sejarah desa Bunul di masa lampau (Terbukti dengan adanya Prasasti Kanuruhan) yang tersimpan di Museum Mpu Purwa. Dari hasil analisa di ketahui bahwa ada seorang pemuda yang bernama Bulul dan bertempat tinggal di desa itu, pada kurun waktu abad ke X masehi. Dan diberikan anugerahi oleh Raja sebuah desa atau perdikan kepada pemuda bernama Bulul ini, karena peran sertanya dalam membangun Desa. Terbukti ditandai dengan peresmian Prasasti batu yang berupa Artefak Arca Ganesha yang di belakangnya terdapat Prasasti Kanuruhan, serta adanya Situs Telaga di RW 12 Bunulrejo. Peresmian diadakan pada hari Minggu tgl 4 Januari  935 Masehi, oleh karena itu hasil olah warisan sejarah desa Bunulrejo sudah membudaya dalam menulis dalam kain atau membatik telah menjadi tradisi masyarakat Bunulrejo, tetapi hal ini belum terangkat oleh masyarakat, berjalannya waktu muncul semangat untuk terus menggali sejarah lisan dari sesepuh Bunulrejo, sehingga terjadi kesepakatan ide dari ibu-ibu perajin batik tulis untuk memunculkan motif batik tulis yang betul-betul khas dari kelurahan Bunulrejo yaitu BATIK KHAS BUNUL dengan nama ” TIRTO TELOGO”. Arti dalam bahasa Indonesia yaitu “AIR TELAGA” Yang memiliki kandungan Arti dan Harapan yang besar atas curahan Rahmat dari TUHAN YME, yang berwujud air telaga yang di lambangkan dengan batik tulis motif Tirto Telogo.

Kreativitas perajin batik tulis Bunulrejo terus berkembang dalam meningkatkan kualitas produksi dan sinergi dengan semua stakeholder Bunulrejo dalam meningkatkan peran serta mendorong ekosistem ekonomi kreatif batik tulis Bunulrejo.

Ekpresi kreativitas ini juga memuncukan curahan ide kreatif warga dalam mengembangkan motif Tirto Telogo ini melalui beragam ekspresi melalui lagu dan tari bertema Tirto Telogo.

Lirik lagu batik tirto telogo :

Batik bunul….batik tirto telogo..

Batik bunul…batik adem  lan tentrem….

Ayo..rame rame…busanane batik bunul..

( 2 x ) Batik tirto telogo anugrahing Gusti Alloh…

 

Ke Khas an Batik Tirto Telogo juga menjadi sebuah cerita dalam sebuah ekpresi Tari, yang juga telah ditampilkan oleh Sanggar Seni Mbois Bunulrejo

Video Youtube : https://youtu.be/WAjQ-FBVH7E  (Tari Tirto Telogo – Dra. Endah Catur Lestari – Kampung Edukasi Batik RW 10 Bunulrejo, Budaya Malang)

Semoga batik khas Bunulrejo  motif TIRTO TELOGO ini , akan selalu memberikan manfaat yang besar bagi seluruh Masyarakat Bunulrejo pada khususnya dan seluruh masyarakat Malang Raya.

 

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

 

 

Ketua Paguyupan Batik Tulis Bunulrejo

Ibu Erni Yulita

0813-3312-4324

Sanggar Seni Mbois Upaya Kampung KB Mbois Dalam Memperkuat Ekosistem Kesenian Bunulrejo – Pusat Edukasi Tari Kota Malang

#MboisPeople [Sanggar Seni Mbois Bunulrejo] www.kampungkbmbois.com
Ekosistem Kesenian Bunulrejo
Ahad, 4 Oktober 2020
—-


Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Mbois Bunulrejo membangun kreativitasnya berbasis sejarah 935 Masehi Bunulrejo, tentu ini membedakan dengan semua daerah diseluruh indonesia yang telah ditetapkan menjadi Kampung KB didaerahnya, bahwa pengembangan konsep Kampung KB perkotaan bisa sedemikian kreatif dengan mengembangkan lingkungan melalui ekonomi kreatif dalam bingkai sejarah, dan Insyallah Kampung KB Mbois merupakan salah satu contoh ideal Kampung KB yang terdepan di Indonesia, apalagi dikembangkan dibasis perkotaan yang kompleksitasnya cukup tinggi.


Bila Mbois People mengikuti agenda Kelurahan Bunulrejo pada tahun lalu, pasti paham bagaiman kami sejak tahun 2017 serius untuk mengembangkan potensi wilayah, pembangunan konsep kami awali dari Seminar Kajian Wisata Tematik Bunulrejo dan Revitalisasi Pasar Bunulrejo Menjadi Pasar Wisata yang kami adakan pada awal tahun 2018, dan paling fenomenal adalah bagaimana 1.000 orang warga Bunulrejo menari bersama Tari Bapang di halaman pasar Bunulrejo dalam acara Flashmob Tari Bapang pada tahun 27 Oktober 2019. (Cek Mbah Google)
.
Pengembangan kreativitas tanpa batas dari Kelurahan Bunulrejo melalui program Kampung KB Mbois Bunulrejo terus bergerak untuk membangun ekosistem kesenian adalah dengan memperkuat budaya dengan mendirikan Sanggar Seni Mbois yang merupakan basis kaderisasi seni masyarakat Bunulrejo, sehingga dalam kuat Ekosistem Kesenian di Bunulrejo yang telah terbangun dengan sudah terselenggaranya Flashmod Tari Bapang
.
Alhamdulillah di hari Minggu pagi 4 Oktober 2020 Mbois People banyak yang datang dalam latihan menari, peserta latihan terdiri dari anak-anak dan dewasa, hal ini juga sesuai pengalaman Flashmob Tari Bapang yang datang dari berbagai usia, hal ini menunjukkan spirit budaya yang kuat di masyarakat Bunulrejo. Agenda latihan tari ini merupakan sesi pertama dan akan rutin diadakan setiap hari Minggu jam 09.00 wib di Bunulrejo Creative Hub, di kantor kelurahan Bunulrejo, berlatih tari mulai tarian tradisional, klasik dan kreasi baru.
.
Trainer latih Tari nya merupakan sosok yang berkualifikasi unggul, beliau adalah ibu Dra. Endah Catur Lestari yang merupakan Pimpinan Sanggar Merah Putih RW 3 Bunulrejo, beliau adalah alumni ISI Jogjakarta, bila Mbois People paham ISI Jogja tentu bukan kapasitas beliau cukup tinggi, dengan experience sesuai kualifikasi teknis yang tentu beliau akan memandu bakat seni tari untuk terus berkembang dan ekosistem kesenian di Bunulrejo akan semakin Mbois

Ayo jadikan lebih Mbois Bunulrejo, tentu Mbois People tidak akan lupa bagaimana Flashmob Tari Bapang (Seribu Orang Warga Bunulrejo Menari Bapang di pasar Bunulrejo) yang fenomenal dan memang Kelurahan Budaya Bunulrejo itu paling Mbois
—-
“Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 1085 tahun”
.
@kampungkbmbois
—-
Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Short Course : Efektivitas Peran Media Sosial Dalam Pengembangan Citizen Journalism dan Mendongkrak Branding Produk UMKM – KIM Mbois Bunulrejo

#MboisPeople [Update Info Bunulrejo] Short Course KIM Mbois Kelurahan Bunulrejo
—-


Ayo Mbois People ikuti Short Course seri pengembangan potensi diri batch 1
.
Akan dibahas bagaimana peran penting media sosial dalam mengembangkan citizen journalism dan dapat mendongkrak Branding produk UMKM
.
Ini terbatas lho buat Mbois People, bagi Mbois People yang mau lebih upgrade kapasitas dan mau memajukan Bunulrejo, ayo segera gabung, sheet terbatas ya
—-
Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo
#terusberkreativitas

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si Meresmikan Kampung Edukasi Herbal dan Zero Waste RW 19 Bunulrejo – Kampung KB Mbois

Bunulrejo, 5 September 2020

Potensi kelurahan Bunulrejo sangat besar, bila menarik dalam akar sejarah Bunulrejo yang dibuktikan dengan prasasti yang tertulis dalam patung ganesha bahwa terceritakan sejarah tanah perdikan pada tahun 935 Masehi. Sebuah sejarah yang mempunya nilai dapat dikembangkan, karena Bunulrejo mempunyai beberapa fase yaitu fase pertama tentu zaman kanuruhan pada 1085 tahun yang lalu, fase kedua adalah islam masuk ke Bunulrejo, fase ketiga adalah zaman kolonial dan fase keempat adalah zaman kemerdekaan.

Sehingga melihat dinamika yang menarik dari sejarah Bunulrejo tersebut generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo tergerak mengejar dan mengisi potensi Bunulrejo dengan mengadakan acara seminar kajian potensi wisata tematik Bunulrejo dan revitalisasi pasar Bunulrejo menjadi pasar wisata, seminar kajian ini dilakukan pada tahun 2018 pada rangkaian HUT bunulrejo ke 1083 tahun.

Bola kreativitas membangun potensi sejarah Bunulrejo oleh pengurus Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo periode 2018-2021 mencapai puncaknya pada tahun 2019 pada bulan september dan oktober dengan mengadakan acara Festival yaitu Flashmob Tari Bapang dan Batik Fashion Carnival. Festival yang dilaksanakan di halaman pasar Bunulrejo, yang menarik adalah semangat pengurus Karang Taruna menjadikan Festival tingkat kelurahan menjadi Festival Rasa Kota Malang dengan dana sangat terbatas. Makna dari kedua acara tersebut adalah bagaimana Bunulrejo membangun kembali akar budaya melalui refleksi tari bapang dan melalui Batik Fashion Carnival muncul Batik Tulis Khas Bunulrejo yang menjadi produk budaya Bunulrejo.

Sehingga muncul sebuah tagline Bunulrejo Mbois merupakan sebuah reflesi bahwa sejarah bunulrejo itu memang Mbois dengan kepanjangan Mbois adalah Mbonol Is Culture (aksen medok bahasa jawa malangan) yang memang menjadi keluhan Budaya atau arti lebih dalam adalah daerah dengan budaya masyarakat yang sangat kuat. Sehingga menyebut masyarakat Bunulrejo juga dengan tagline yang keren yaitu dengan nama Mbois People yang memaknai bahwa kelurahan Bunulrejo itu masyarakatnya Mbois dengan spirit untuk terus berkembang.

Melihat prespektif bahwa kreativitas Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo yang membangun konsep Bunulrejo menuju wisata tematik Bunulrejo dengan keren dan Mbois, maka Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo melanjutkan dengan hal yang konkrit dengan mendorong sebuah konsep Wisata Edukasi di setiap RW, sehingga program Kampung KB Mbois tidak saja mengejar kepersetaan apsektor KB, tetapi lebih luas membangun sebuah ekosistem kreatif di Kelurahan Bunulrejo.

Tagline Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo adalah “Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 1085 Tahun”, sehingga yang menjadi pembeda program Kampung KB diseluruh indonesia adalah basis dasar pengembangannya berdasarkan sejarah Bunulrejo, dan harapan dari membangun Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo  ini adalah bagaimana ekosistem ekonomi kreatif Bunulrejo terus bergerak dan memberikan value ekonomi yang cukup tinggi bagi Mbois People Bunulrejo.

Salah satu semangat membanggakan adalah semangat warga RW 19 Bunulrejo untuk memajukan daerahnya dan Kampung KB Mbois Bunulrejo menangkap sebagai bentuk kolaborasi kreatif, dan kampung KB Mbois membangun ide kreatif yaitu menjadi Kampung Edukasi Herbal dan Zero Waste RW 19 Bunulrejo. RW 19 Bunulrejo adalah RW dalam lingkup perumahan, sehingga dengan lahan yang terbatas bisa memuncul sebuah ide kreatif akan menjadi hal yang menarik untuk dikunjungi.

Adalah Kampung Edukasi Herbal dengan semangat membangun Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Bahan-Bahan Herbal yang ditanam oleh warga RW 19 Bunulrejo, dalam polibag bekas daur ulang, dan dari bahan herbal itu diproduksi produk herbal non kimia seperti sabun herbal, Sampo Herbal dan produk Herbal yang non kimia

Kampung Edukasi Zero Waste adalah bagaimana setiap warga memisahkan sampah bisa dipisahkan dan membuat semua yang dipakai dalam rumah tangga adalah bahan berwawasan lingkungan, Konsep Zero Waste ini dikembangkan dari pemilahan sampah organik dan anorganik kemudian diolah jadi pupuk kompos, dengan teknologi komposter

Konsep yang berbeda dan menarik, tidak sekedar mengembangkan pertanian perkotaan (Urban Farming), vertical garden, atau pun biopori, sumur resapan, tetapi kelebihan di Kampung Edukasi Herbal dan Zero Wates adalah bagaimana mengembangkan dari Pemilahan Sampah sampai Menanam urban Farming sampai menjadi produk Herbal yang bernilai ekonomi kreatif dan ada Pembelajaran atau Training Rutin dan Kreatif

Bila anda tertarik berkunjung ke RW 19 Bunulrejo akan berbeda, karena konsep Edukasi berbeda dan anda dapat menikmati proses dari hulu sampai konsep Herbal dan Zero Waste dan mendapatkan mengalaman yang Mbois. Jadi bagaimana produk herbal diproduksi dengan bahan-bahan yang sudah ditanam oleh warga RW 19 Bunulrejo, sehingga terjadi proses industri kreatif. Kemudian bagaiaman konsep zero waste dibangun dan terus dikembangkan, menarik kan Mbois People, akan ada cerita yang menarik di RW 19 Bunulrejo.

Program Pengembangan Kampung Edukasi di Wilayah Kelurahan Bunulrejo merupakan program Kampung KB Mbois Bunulrejo yang mengembangkan ekonomi kreatif Bunulrejo Berbasis Sejarah 935 Masehi Bunulrejo.

Dan pada pagi ini akan secara langsung akan diresmikan oleh Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti. M.Si bertempat di balai RW 19 Bunulrejo

Menyambut HUT AREMA Ke-33 Tahun, Lurah Bunulrejo Melaunching Komunitas “Ongis Mbois” (Aremania Bunulrejo) dan Wedang Telang Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo, wujud peran aktif Kampung KB Mbois Dalam Sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) Sinergi Melalui Wadah Elemen Suporter Bola Aremania

SIARAN PERS

11 Agustus 2020

UNTUK SEGERA DISEBARLUASKAN 

           

Kontak                        : Dra. Yuke Siswanti, M.Si, Kepala Kelurahan Bunulrejo

Alamat                        : Kantor Kelurahan Bunulrejo, Jl. Hamid Rusdi 91 Kota Malang

Website          : http://kelbunulrejo.malangkota.go.id  

 

Menyambut HUT AREMA Ke-33 Tahun, Lurah Bunulrejo Melaunching Komunitas “Ongis Mbois” (Aremania Bunulrejo) dan Wedang Telang Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo, wujud peran aktif Kampung KB Mbois dalam sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) sinergi melalui wadah elemen suporter bola Aremania.

  1. Launching Ongis Mbois dan maskot Ongis Mbois
  2. Launching Wedang Telang Minuman Khas RW 7 Bunulrejo, Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo
  3. Poadcast Live Instagram bersama Bapak Abdul Muntholib (Penulis Buku “Arema Never Die” dan Redaktur Jawa Pos Radar Malang)

 

MALANG, – Aremania sebagai pendukung Arema FC yang selalu support dalam pertandingan di Liga 1 merupakan sebuah aset dan bila bicara tentang Arema tentu lebih dari sekedar bola. Gambaran potensi yang luar biasa ini terlihat dari Kapitalisasi potensi Aremania, bila mengaca data statistik, yaitu Arema FC Pegang Rekor Penonton Terbanyak Satu Dekade (2009-2019). Tercatat, angka total 512.876 orang atau rata-rata 30.169,17 orang setiap laganya yang menyaksikan 17 laga kandang selama ISL 2009-2010.

HUT Arema ke-33 tahun di Kelurahan Bunulrejo menjadi berbeda dan tercipta hal yang Mbois, tentu kami di Bunulrejo tidak ingin semarak HUT Arema hanya diisi dengan sekedar konvoi atau arak-arakan di jalan raya (yang memang pada masa pandemik covid19 tentu dilarang), tetapi dengan membangun sebuah konsep kreativitas yang keren melalui program Kampung KB Mbois.

 

Wujud Spirit kreativitas dari pengurus Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo adalah dengan membentuk komunitas Ongis Mbois (Aremania Bunulrejo), yang memiliki tujuan bahwa potensi dan peran serta warga yang menyalurkan kebanggaan dan jiwa kota Malang terpatri dalam Arema merupakan peran strategis dalam kolaborosi dalam mensosialisaikan hal-hal yang positif. Salah satu hal positif itu dilihat oleh Kampung KB Mbois Bunulrejo yang mempunyai ide kreatif dengan membentuk komunitas Aremania yang bernama Ongis Mbois Adalah sambil nonton bola ayo kita diskusi tentang Keluarga Berencana (KB). Ide yang kreatif saya kira membentuk sebuah konstruk berpikir dalam tindakan nilai positif dan semakin memberikan kemudahan terkait pemahaman pentingnya KB, lebih luas dalah saran dalam membangun kreativitas Aremania Bunulrejo dalam bingkai kreativitas sejarah Bunulrejo 1085 tahun.

Dalam momen kebanggan HUT Arema ke-33 ini selanjutnya yang kami Launching adalah Wedang Telang Minuman Khas Bunulrejo yang merupakan minuman yang berasal dari bunga telang yang tumbuh di wilayah Bunulrejo. Kreativitas menghasilkan minuman kesehatan Wedang Telang oleh warga RW 7 Kelurahan Bunulrejo ini merupakan sebuah ekspresi warga dalam menggali potensi sejarah Bunulrejo yang bersiah 1085 tahun, yang kita tahu bahwa Bunulrejo merupakan perdikan dalam masa kerjaan Kanuruhan yang mempunyai danau dengan taman bunga yang indah (bisa dilihat sejarah dalam berbagai artikel dan buku sejarah Bunulrejo). Potret dari kreativitas warga itu bisa dilihat bahwa potensi Bunulrejo sangat besar dengan potensi pusat Kuliner dan Gastronomi, sehingga mengapa kami melaunching pada momen membanggakan HUT Arema ke-33 adalah sebuh ekspresi warga yang ingin memunculkan potensi kreativitas, sehingga kami selaku Lurah Bunulrejo memberikan wadah agar ekosistem kreatif di Bunulrejo terus bergerak dan menghasilakan value ekonomi bagi masyarakat.

 

Sehingga saya Lurah Bunulrejo pada tanggal 11 Agustus 2020 dalam agenda Kampung KB Mbois me-launching 2 agenda yaitu :

  1. Launching Ongis Mbois dan maskot Ongis Mbois
  2. Launching Wedang Telang Minuman Khas RW 7 Bunulrejo, Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo
  3. Poadcast Live Instagram bersama Bapak Abdul Muntholib (Penulis Buku “Arema Never Die” dan Redaktur Jawa Pos Radar Malang)

Kami Kelurahan Bunulrejo bangga menjadi bagian menyemarakkan HUT Arema ke-33 tahun dengan mendorong warga kelurahan Bunulrejo untuk dapat membangun nilai-nilai positif dan kreativitas warga Bunulrejo untuk memunculkan potensi ekonomi kreatif.

 

Semakin Sukses Untuk AREMA FC

Salam Satu Jiwa

AREMA

 

 

Spirit kami Bunulrejo Mbois :

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

 

 

Hormat kami,

Lurah Bunulrejo

 

 

 

Dra. YUKE SISWANTI, M.Si

Pembina

NIP. 19660612 199202 2 006

 

Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si Pimpin Agenda Gerakan Jatim Bermasker di Wilayah RW 7 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang

#MboisPeople [Update Info Bunulrejo]
Latepost, 6 Agustus 2020
Gerakan Jatim Bermasker
—-


Semangat tak pernah kendur stakeholder Bunulrejo dalam bagaimana dampak pandemik covid19 cepat berlalu hilang di Bunulrejo tak pernah lelah dilakukan
.
Dibawah komando Bu Lurah Dra. Yuke Siswanti, M.Si bersama Babinkamtibmas bapak Aiptu Hari Sunaryo, Babinsa bapak Serda Supri Yono , Ketua Kelurahan tangguh (Keltang) bapak H. Sukandar, Ketua RW 7 Bunulrejo, Linmas RW 7 Bunulrejo yang dilakukan di spot keren RW 7 (Nah lain waktu kita cerita tentang spot keren RW 7 Bunulrejo ini ya)
.


Gerakan Jatim Bermasker ini merupakan gerak dalam membagi masker dan juga gerakan untuk membuat warga patuh dalam memakai masker
.
Kalau Mbois Poeple paham merekam berita terkait PSBL Bunulrejo sudah dua kali terlaksana, yang pertama tentu itu adalah inisiatif dari Bu Lurah dan hasil juga dari operasi pemakaian masker dijalan Binor, sehingga selain jumlah positif di RW 14 meningkat dan ternyata kepatuhan warga sangat minim dalam memakai masker pada waktu sebelum PSBL pertama, akhirnya ditetapkan PSLB pertama dengan ditutup nya jalan Binor
.
Nah Mbois People mengaca dari proses PSBL pertama di Bunulrejo bahwa penting memakai masker dan patuh protokol kesehatan dari pemerintah adalah salah satu kunci agar pandemik covid19 ini cepat berlalu ya


—-
Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo
#terusberkreativitas

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Dinas Kominfo bersama FKIM Kota Malang menyerahkan Buku Administrasi kepada KIM Mbois kelurahan Bunulrejo

FKIM KOTA MALANG NEWS
Penguatan Kelembagaan KIM Melalui Tata Kelola Administrasi

FKIM Kota Malang – Hari Kamis tgl. 6 Agustus 2020 Dinas Kominfo bersama FKIM Kota Malang menyerahkan Buku Administrasi kepada KIM Mbois kelurahan Bunulrejo, KIM Bois Ilakes kelurahan Blimbing, KIM Andong Merah kelurahan Pandanwangi dan KIM Cemara Hijau kelurahan Cemoro Kandang

KIM Mbois kelurahan Bunulrejo
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Mbois kelurahan Bunulrejo Andri Wiwanto, ST, MM yang disaksikan oleh Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

 

KIM Andong Merah kelurahan Pandanwangi
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Andong Merah Tommy Setyawan yang disaksikan oleh Seklur Kel. Pandawangi Meselan, SH.M.AP dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

KIM Bois Ilakes kelurahan Blimbing
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Bois Ilakes Didik yang disaksikan oleh Lurah Blimbing Rony Kuncoro S.STP dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

KIM Cemara Hijau kelurahan cemoro kandang
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Cemara Hijau Drs. Hariadi yang disaksikan oleh Seklur Cemorokandang dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

Dengan adanya penyerahan Buku Administrasi untuk KIM semoga menjadikan semakin kuatnya organisasi KIM-KIM Kota Malang. ( FKIM Kota Malang )

Kita bersama untuk semua..

Pewarta : Meidi
Fotographer : Meidi
Editor foto : Fahmi

Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo
#terusberkreativitas

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture