Launching Batik Tulis Tirto Telogo Khas Bunulrejo (Batik Malang) – Kampung KB MBois

SIARAN PERS

16 September 2020

UNTUK SEGERA DISEBARLUASKAN         

               

Kontak                  : Dra. Yuke Siswanti, M.Si, Kepala Kelurahan Bunulrejo

Alamat                 : Kantor Kelurahan Bunulrejo, Jl. Hamid Rusdi 91 Kota Malang

Website              : http://kelbunulrejo.malangkota.go.id  

 

Launching motif batik tulis khas bunulrejo “Tirto telogo”

Rangkaian Acara :

(1) Launching Batik Tulis Tirto Telogo Bunulrejo

(2) Pameran Batik Tulis Khas Bunulrejo (Discount Khusus)

(3) Foto Shoot Modelling With Batik Tulis Khas Bunulrejo

(4) Tari Bapang Performance

 

Batik Tulis Tirto Telogo Merupakan Batik Khas Kelurahan Bunulrejo Berdasarkan Pada Sejarah Bunulrejo pada 935 Masehi atau 1085 Tahun Yang Lalu

MALANG,

Membanggun Konsep Tourism Tematik Bunulrejo dengan mengangkat sejarah 1085 tahun atau 935 Masehi merupakan ide sangat cerdas dan idealis dari generasi muda Karang Taruna Setya Karya Kelurahan Bunulrejo yang memulai pada tahun 2018 mengadakan seminar kajian wisata tematik Bunulrejo dan revitaliasi pasar Bunulrejo menjadi pasar wisata, sebuah semangat anak muda yang luar biasa dalam bergerak mengembangkan daerahnya, dengan sebuah lompatan ide sangat berbeda dan luar biasa.

Momentum luar biasa selanjutnya yang patut diapresiasi adalah pada tahun 2019 kami Kelurahan Bunulrejo memberikan support kepada Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo mengadakan acara Flashmob Tari Bapang dan Bunulrejo Culinary Festival pada bulan oktober 2019, sebuah acara yang keren bagaimana 1.000 orang lebih warga Bunulrejo menari Tari Bapang bersama di halaman pasar Bunulrejo. Sehingga output dari acara ini adalah Bunulrejo dapat menggali Budaya Sejarah Bunulrejo melalui Budaya Tari Bapang.

Lebih menarik lagi adalah di bulan november 2019 berlokasi dihalaman pasar Bunulrejo diselenggarakan lagi acara Batik Night Fashion Carnival, sebuah acara yang juga diselanggarakan oleh anak muda Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo, acara bagus dan keren sekali mengangkat produk budaya Bunulrejo, yaitu Batik Bunga Kantil Bunulrejo yang merupakan produk budaya dari sejarah Bunulrejo yang merupakan wilayah perdikan dengan taman bunga yang indah.

Melanjutkan konsep Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo bagaimana membangun kelurahan Bunulrejo, Maka satu lagi Kelembagaan Kemasyarakatan Kelurahan Bunulrejo yang mempunyai semangat bergerak untuk memajukan Kelurahan Bunulrejo yaitu Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Kelurahan Bunulrejo. Kampung KB Mbois adalah lembaga kemasyarakatan kelurahan Bunulrejo yang fokus kepada pembangunan keluarga berencana (KB) dengan indikator apsektor KB dan tentu yang lebih membanggakan adalah konsep membangun lingkungan dengan konsep kreatif.

Mempunyai Tagline “Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Sejarah Bunulrejo 935 Masehi”, sehingga memberikan makna yang berbeda dan mempunyai value atau nilai yang tinggi yaitu dengan membangun lingkungan keluarga melalui sebuah ekosistem ekonomi kreatif. Wujud membangun ekosistem ekonomi adalah dengan meluncurkan program Kampung Edukasi yang telah dilaunching di beberapa RW, seperti contohnya Kampung Edukasi Lansia di RW 18 Bunulrejo dan Kampung Edukasi Herbal dan Zero Waste RW 19 Bunulrejo. Sebuah ide kreatif yang berbeda dengan menciptakan story telling yang kuat dilakukan oleh pengurus Kampung KB Mbois Bunulrejo membangun potensi pada setiap RW di Kelurahan Bunulrejo dengan Branding yaitu Kampung Edukasi.

Sejalan dengan konsep potensi Kampung Edukasi di setiap RW di Kelurahan Bunulrejo, Pengurus Kampung KB Mbois terus bergerak kreatif dengan memperkuat potensi dasar ekosistem ekonomi kreatif yaitu dengan memperkuat Branding Batik Khas Bunulrejo yaitu dengan mengadakan acara Launching Batik Tulis Tirto Telogo Bunulrejo di museum Mpu Purwa pada tanggal 16 September 2020. Mengapa launching dilakukan di Museum Mpu Purwa, karena membangun seremonial acara mendekatkan kepada sejarah Bunulrejo 935 Masehi yaitu dengan adanya patung ganesha yang tertulis prasasti sejarah Bunulrejo yang terletak diruang pamer Museum Mpu Purwa.

Batik Tulis Tirta Telaga merupakan sebuah pengembangan motif lama tapi baru dimunculkan oleh perajin batik tulis Bunulrejo berdasarkan sejarah 935 Masehi sehingga memiliki makna yang dalam, sehingga bila dijelaskan makna itu :

“BATIK TIRTO TELOGO” (BATIK TULIS KHAS BUNULREJO)

Batik Motif TIRTO TELOGO ini terlahir dari sejarah desa Bunul di masa lampau (Terbukti dengan adanya Prasasti Kanuruhan) yang tersimpan di Museum Mpu Purwa. Dari hasil analisa di ketahui bahwa ada seorang pemuda yang bernama Bulul dan bertempat tinggal di desa itu, pada kurun waktu abad ke X masehi. Dan diberikan anugerahi oleh Raja sebuah desa atau perdikan kepada pemuda bernama Bulul ini, karena peran sertanya dalam membangun Desa. Terbukti ditandai dengan peresmian Prasasti batu yang berupa Artefak Arca Ganesha yang di belakangnya terdapat Prasasti Kanuruhan, serta adanya Situs Telaga di RW 12 Bunulrejo. Peresmian diadakan pada hari Minggu tgl 4 Januari  935 Masehi, oleh karena itu hasil olah warisan sejarah desa Bunulrejo sudah membudaya dalam menulis dalam kain atau membatik telah menjadi tradisi masyarakat Bunulrejo, tetapi hal ini belum terangkat oleh masyarakat, berjalannya waktu muncul semangat untuk terus menggali sejarah lisan dari sesepuh Bunulrejo, sehingga terjadi kesepakatan ide dari ibu-ibu perajin batik tulis untuk memunculkan motif batik tulis yang betul-betul khas dari kelurahan Bunulrejo yaitu BATIK KHAS BUNUL dengan nama ” TIRTO TELOGO”. Arti dalam bahasa Indonesia yaitu “AIR TELAGA” Yang memiliki kandungan Arti dan Harapan yang besar atas curahan Rahmat dari TUHAN YME, yang berwujud air telaga yang di lambangkan dengan batik tulis motif Tirto Telogo.

Semoga dengan adanya batik khas Bunulrejo  motif TIRTO TELOGO ini , akan selalu memberikan manfaat yang besar bagi seluruh Masyarakat Bunulrejo pada khususnya dan seluruh masyarakat Malang Raya.

Lirik lagu batik tirto telogo

..

Batik bunul….batik tirto telogo..

Batik bunul…batik adem  lan tentrem….

Ayo..rame rame…busanane batik bunul..

( 2 x )Batik tirto telogo anugrahing Gusti Alloh…

 

Kami Lurah Bunulrejo bersama seluruh masyarakat Bunulrejo mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang ibu Dra. Zubaidah, MM yang berkenan mengijinkan kami perajin batik tulis Bunulrejo untuk melaunching motif batik tulis Tirto Telogo di Museum Mpu Purwa, Batik Tulis Tirto Telogo merupakan batik khas dan kazanah budaya Bunulrejo. Kami terhormat ibu Dra. Zubaidah, MM juga berkenan menandatangani pelakat batik tulis Bunulrejo, yang menjadi kebanggan bagi kami dapat menerima apresiasi bagi pengembangan ekosistem industri kreatif di Kelurahan Bunulrejo. Selain itu Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang juga memberikan waktu untuk penampilan Tari Bapang yang dibawakan oleh penari dari warga kami, itu menjadi kebanggan warga kelurahan Bunulrejo untuk terus bergerak dalam menggali budaya dalam bingkai kreativitas sejarah Bunulrejo 935 Masehi.

Sebuah kebanggan bagi kami sebagai Lurah Bunulrejo bersama staf Kelurahan Bunulrejo merupakan fungsi komunikator dan motivator dalam proses pengembangan suatu wilayah, potensi Batik Tulis Bunulrejo ini luar biasa, dengan sudah terbentuk ekosistem kreatif Batik dengan keberadaan perajin Batik Tulis sudah lebih dari 60 orang warga yang tersebar di 21 RW di Kelurahan Bunulrejo merupakan potensi industri kreatif yang akan terus kami dampingi dan dorong untuk dikembangkan. Sehingga saya Lurah Bunulrejo pada tanggal 16 Agustus 2020 dalam agenda Launching Batik Tulis Tirto Telogo Bunulrejo di museum Mpu Purwa juga menetapkan bahwa setiap acara-acara resmi Kelurahan Bunulrejo akan dibuka dengan pembukaan oleh Tari Bapang yang dilakukan oleh penampil penari warga Kelurahan Bunulrejo. Karena kami kelurahan Bunulrejo bangga memiliki sebuah sejarah 935 Masehi dan lebih bangga lagi konsep Ekosistem Ekonimi Kreatif Bunulrejo terus dikembangkan oleh warga Kelurahan Bunulrejo.

Kami Kelurahan Bunulrejo mendorong semua kelembagaan dan RW untuk terus dapat mengembangkan potensi wilayahnya dan dapat meng-explore potensi sejarah 1085 tahun Bunulrejo, seperti halnya pengurus Kampung KB Mbois Bunulrejo telah bergerak untuk kemajuan wilayah Kelurahan Bunulrejo, sehingga akan dapat membangun sebuah ekosistem ekonomi kreatif dan semua itu untuk manfaat bagi warga Kelurahan Bunulrejo.

Pusat Batik Malang Ya Batik Bunulrejo

 

 

Spirit kami Bunulrejo Mbois :

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

 

 

Hormat kami,

Lurah Bunulrejo

 

 

 

Dra. YUKE SISWANTI, M.Si

Pembina

NIP. 19660612 199202 2 006

 

Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si Meresmikan Kampung Edukasi Herbal dan Zero Waste RW 19 Bunulrejo – Kampung KB Mbois

Bunulrejo, 5 September 2020

Potensi kelurahan Bunulrejo sangat besar, bila menarik dalam akar sejarah Bunulrejo yang dibuktikan dengan prasasti yang tertulis dalam patung ganesha bahwa terceritakan sejarah tanah perdikan pada tahun 935 Masehi. Sebuah sejarah yang mempunya nilai dapat dikembangkan, karena Bunulrejo mempunyai beberapa fase yaitu fase pertama tentu zaman kanuruhan pada 1085 tahun yang lalu, fase kedua adalah islam masuk ke Bunulrejo, fase ketiga adalah zaman kolonial dan fase keempat adalah zaman kemerdekaan.

Sehingga melihat dinamika yang menarik dari sejarah Bunulrejo tersebut generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo tergerak mengejar dan mengisi potensi Bunulrejo dengan mengadakan acara seminar kajian potensi wisata tematik Bunulrejo dan revitalisasi pasar Bunulrejo menjadi pasar wisata, seminar kajian ini dilakukan pada tahun 2018 pada rangkaian HUT bunulrejo ke 1083 tahun.

Bola kreativitas membangun potensi sejarah Bunulrejo oleh pengurus Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo periode 2018-2021 mencapai puncaknya pada tahun 2019 pada bulan september dan oktober dengan mengadakan acara Festival yaitu Flashmob Tari Bapang dan Batik Fashion Carnival. Festival yang dilaksanakan di halaman pasar Bunulrejo, yang menarik adalah semangat pengurus Karang Taruna menjadikan Festival tingkat kelurahan menjadi Festival Rasa Kota Malang dengan dana sangat terbatas. Makna dari kedua acara tersebut adalah bagaimana Bunulrejo membangun kembali akar budaya melalui refleksi tari bapang dan melalui Batik Fashion Carnival muncul Batik Tulis Khas Bunulrejo yang menjadi produk budaya Bunulrejo.

Sehingga muncul sebuah tagline Bunulrejo Mbois merupakan sebuah reflesi bahwa sejarah bunulrejo itu memang Mbois dengan kepanjangan Mbois adalah Mbonol Is Culture (aksen medok bahasa jawa malangan) yang memang menjadi keluhan Budaya atau arti lebih dalam adalah daerah dengan budaya masyarakat yang sangat kuat. Sehingga menyebut masyarakat Bunulrejo juga dengan tagline yang keren yaitu dengan nama Mbois People yang memaknai bahwa kelurahan Bunulrejo itu masyarakatnya Mbois dengan spirit untuk terus berkembang.

Melihat prespektif bahwa kreativitas Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo yang membangun konsep Bunulrejo menuju wisata tematik Bunulrejo dengan keren dan Mbois, maka Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo melanjutkan dengan hal yang konkrit dengan mendorong sebuah konsep Wisata Edukasi di setiap RW, sehingga program Kampung KB Mbois tidak saja mengejar kepersetaan apsektor KB, tetapi lebih luas membangun sebuah ekosistem kreatif di Kelurahan Bunulrejo.

Tagline Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo adalah “Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 1085 Tahun”, sehingga yang menjadi pembeda program Kampung KB diseluruh indonesia adalah basis dasar pengembangannya berdasarkan sejarah Bunulrejo, dan harapan dari membangun Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Bunulrejo  ini adalah bagaimana ekosistem ekonomi kreatif Bunulrejo terus bergerak dan memberikan value ekonomi yang cukup tinggi bagi Mbois People Bunulrejo.

Salah satu semangat membanggakan adalah semangat warga RW 19 Bunulrejo untuk memajukan daerahnya dan Kampung KB Mbois Bunulrejo menangkap sebagai bentuk kolaborasi kreatif, dan kampung KB Mbois membangun ide kreatif yaitu menjadi Kampung Edukasi Herbal dan Zero Waste RW 19 Bunulrejo. RW 19 Bunulrejo adalah RW dalam lingkup perumahan, sehingga dengan lahan yang terbatas bisa memuncul sebuah ide kreatif akan menjadi hal yang menarik untuk dikunjungi.

Adalah Kampung Edukasi Herbal dengan semangat membangun Pertanian Perkotaan (Urban Farming) Bahan-Bahan Herbal yang ditanam oleh warga RW 19 Bunulrejo, dalam polibag bekas daur ulang, dan dari bahan herbal itu diproduksi produk herbal non kimia seperti sabun herbal, Sampo Herbal dan produk Herbal yang non kimia

Kampung Edukasi Zero Waste adalah bagaimana setiap warga memisahkan sampah bisa dipisahkan dan membuat semua yang dipakai dalam rumah tangga adalah bahan berwawasan lingkungan, Konsep Zero Waste ini dikembangkan dari pemilahan sampah organik dan anorganik kemudian diolah jadi pupuk kompos, dengan teknologi komposter

Konsep yang berbeda dan menarik, tidak sekedar mengembangkan pertanian perkotaan (Urban Farming), vertical garden, atau pun biopori, sumur resapan, tetapi kelebihan di Kampung Edukasi Herbal dan Zero Wates adalah bagaimana mengembangkan dari Pemilahan Sampah sampai Menanam urban Farming sampai menjadi produk Herbal yang bernilai ekonomi kreatif dan ada Pembelajaran atau Training Rutin dan Kreatif

Bila anda tertarik berkunjung ke RW 19 Bunulrejo akan berbeda, karena konsep Edukasi berbeda dan anda dapat menikmati proses dari hulu sampai konsep Herbal dan Zero Waste dan mendapatkan mengalaman yang Mbois. Jadi bagaimana produk herbal diproduksi dengan bahan-bahan yang sudah ditanam oleh warga RW 19 Bunulrejo, sehingga terjadi proses industri kreatif. Kemudian bagaiaman konsep zero waste dibangun dan terus dikembangkan, menarik kan Mbois People, akan ada cerita yang menarik di RW 19 Bunulrejo.

Program Pengembangan Kampung Edukasi di Wilayah Kelurahan Bunulrejo merupakan program Kampung KB Mbois Bunulrejo yang mengembangkan ekonomi kreatif Bunulrejo Berbasis Sejarah 935 Masehi Bunulrejo.

Dan pada pagi ini akan secara langsung akan diresmikan oleh Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti. M.Si bertempat di balai RW 19 Bunulrejo

Launching Komunitas Ongis Mbois – Aremania Bunulrejo

Launching Ongis Mbois
@jawaposradarmalang



Ongis Mbois
Aremania Bunulrejo

Salam Satu Jiwa

AREMA

Karena Kami Aremania Bunulrejo
@ongismbois.id
—-
Credit kepada Bu Lurah Bunulrejo Dra. @siswantiyuke M.Si yang tertulis keliru (bukan Anindita)
Terim kasih kepada : @jawaposradarmalang
@kum_jp
@don_virgo
@abdulmuntholib1406
@happyradarmalang
Selalu support kami di Bunulrejo, dari warga Bunulrejo untuk Bunulrejo

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Menyambut HUT AREMA Ke-33 Tahun, Lurah Bunulrejo Melaunching Komunitas “Ongis Mbois” (Aremania Bunulrejo) dan Wedang Telang Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo, wujud peran aktif Kampung KB Mbois Dalam Sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) Sinergi Melalui Wadah Elemen Suporter Bola Aremania

SIARAN PERS

11 Agustus 2020

UNTUK SEGERA DISEBARLUASKAN 

           

Kontak                        : Dra. Yuke Siswanti, M.Si, Kepala Kelurahan Bunulrejo

Alamat                        : Kantor Kelurahan Bunulrejo, Jl. Hamid Rusdi 91 Kota Malang

Website          : http://kelbunulrejo.malangkota.go.id  

 

Menyambut HUT AREMA Ke-33 Tahun, Lurah Bunulrejo Melaunching Komunitas “Ongis Mbois” (Aremania Bunulrejo) dan Wedang Telang Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo, wujud peran aktif Kampung KB Mbois dalam sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) sinergi melalui wadah elemen suporter bola Aremania.

  1. Launching Ongis Mbois dan maskot Ongis Mbois
  2. Launching Wedang Telang Minuman Khas RW 7 Bunulrejo, Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo
  3. Poadcast Live Instagram bersama Bapak Abdul Muntholib (Penulis Buku “Arema Never Die” dan Redaktur Jawa Pos Radar Malang)

 

MALANG, – Aremania sebagai pendukung Arema FC yang selalu support dalam pertandingan di Liga 1 merupakan sebuah aset dan bila bicara tentang Arema tentu lebih dari sekedar bola. Gambaran potensi yang luar biasa ini terlihat dari Kapitalisasi potensi Aremania, bila mengaca data statistik, yaitu Arema FC Pegang Rekor Penonton Terbanyak Satu Dekade (2009-2019). Tercatat, angka total 512.876 orang atau rata-rata 30.169,17 orang setiap laganya yang menyaksikan 17 laga kandang selama ISL 2009-2010.

HUT Arema ke-33 tahun di Kelurahan Bunulrejo menjadi berbeda dan tercipta hal yang Mbois, tentu kami di Bunulrejo tidak ingin semarak HUT Arema hanya diisi dengan sekedar konvoi atau arak-arakan di jalan raya (yang memang pada masa pandemik covid19 tentu dilarang), tetapi dengan membangun sebuah konsep kreativitas yang keren melalui program Kampung KB Mbois.

 

Wujud Spirit kreativitas dari pengurus Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo adalah dengan membentuk komunitas Ongis Mbois (Aremania Bunulrejo), yang memiliki tujuan bahwa potensi dan peran serta warga yang menyalurkan kebanggaan dan jiwa kota Malang terpatri dalam Arema merupakan peran strategis dalam kolaborosi dalam mensosialisaikan hal-hal yang positif. Salah satu hal positif itu dilihat oleh Kampung KB Mbois Bunulrejo yang mempunyai ide kreatif dengan membentuk komunitas Aremania yang bernama Ongis Mbois Adalah sambil nonton bola ayo kita diskusi tentang Keluarga Berencana (KB). Ide yang kreatif saya kira membentuk sebuah konstruk berpikir dalam tindakan nilai positif dan semakin memberikan kemudahan terkait pemahaman pentingnya KB, lebih luas dalah saran dalam membangun kreativitas Aremania Bunulrejo dalam bingkai kreativitas sejarah Bunulrejo 1085 tahun.

Dalam momen kebanggan HUT Arema ke-33 ini selanjutnya yang kami Launching adalah Wedang Telang Minuman Khas Bunulrejo yang merupakan minuman yang berasal dari bunga telang yang tumbuh di wilayah Bunulrejo. Kreativitas menghasilkan minuman kesehatan Wedang Telang oleh warga RW 7 Kelurahan Bunulrejo ini merupakan sebuah ekspresi warga dalam menggali potensi sejarah Bunulrejo yang bersiah 1085 tahun, yang kita tahu bahwa Bunulrejo merupakan perdikan dalam masa kerjaan Kanuruhan yang mempunyai danau dengan taman bunga yang indah (bisa dilihat sejarah dalam berbagai artikel dan buku sejarah Bunulrejo). Potret dari kreativitas warga itu bisa dilihat bahwa potensi Bunulrejo sangat besar dengan potensi pusat Kuliner dan Gastronomi, sehingga mengapa kami melaunching pada momen membanggakan HUT Arema ke-33 adalah sebuh ekspresi warga yang ingin memunculkan potensi kreativitas, sehingga kami selaku Lurah Bunulrejo memberikan wadah agar ekosistem kreatif di Bunulrejo terus bergerak dan menghasilakan value ekonomi bagi masyarakat.

 

Sehingga saya Lurah Bunulrejo pada tanggal 11 Agustus 2020 dalam agenda Kampung KB Mbois me-launching 2 agenda yaitu :

  1. Launching Ongis Mbois dan maskot Ongis Mbois
  2. Launching Wedang Telang Minuman Khas RW 7 Bunulrejo, Minuman Kesehatan Khas Bunulrejo
  3. Poadcast Live Instagram bersama Bapak Abdul Muntholib (Penulis Buku “Arema Never Die” dan Redaktur Jawa Pos Radar Malang)

Kami Kelurahan Bunulrejo bangga menjadi bagian menyemarakkan HUT Arema ke-33 tahun dengan mendorong warga kelurahan Bunulrejo untuk dapat membangun nilai-nilai positif dan kreativitas warga Bunulrejo untuk memunculkan potensi ekonomi kreatif.

 

Semakin Sukses Untuk AREMA FC

Salam Satu Jiwa

AREMA

 

 

Spirit kami Bunulrejo Mbois :

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

 

 

Hormat kami,

Lurah Bunulrejo

 

 

 

Dra. YUKE SISWANTI, M.Si

Pembina

NIP. 19660612 199202 2 006

 

Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si Pimpin Agenda Gerakan Jatim Bermasker di Wilayah RW 7 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang

#MboisPeople [Update Info Bunulrejo]
Latepost, 6 Agustus 2020
Gerakan Jatim Bermasker
—-


Semangat tak pernah kendur stakeholder Bunulrejo dalam bagaimana dampak pandemik covid19 cepat berlalu hilang di Bunulrejo tak pernah lelah dilakukan
.
Dibawah komando Bu Lurah Dra. Yuke Siswanti, M.Si bersama Babinkamtibmas bapak Aiptu Hari Sunaryo, Babinsa bapak Serda Supri Yono , Ketua Kelurahan tangguh (Keltang) bapak H. Sukandar, Ketua RW 7 Bunulrejo, Linmas RW 7 Bunulrejo yang dilakukan di spot keren RW 7 (Nah lain waktu kita cerita tentang spot keren RW 7 Bunulrejo ini ya)
.


Gerakan Jatim Bermasker ini merupakan gerak dalam membagi masker dan juga gerakan untuk membuat warga patuh dalam memakai masker
.
Kalau Mbois Poeple paham merekam berita terkait PSBL Bunulrejo sudah dua kali terlaksana, yang pertama tentu itu adalah inisiatif dari Bu Lurah dan hasil juga dari operasi pemakaian masker dijalan Binor, sehingga selain jumlah positif di RW 14 meningkat dan ternyata kepatuhan warga sangat minim dalam memakai masker pada waktu sebelum PSBL pertama, akhirnya ditetapkan PSLB pertama dengan ditutup nya jalan Binor
.
Nah Mbois People mengaca dari proses PSBL pertama di Bunulrejo bahwa penting memakai masker dan patuh protokol kesehatan dari pemerintah adalah salah satu kunci agar pandemik covid19 ini cepat berlalu ya


—-
Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo
#terusberkreativitas

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Dinas Kominfo bersama FKIM Kota Malang menyerahkan Buku Administrasi kepada KIM Mbois kelurahan Bunulrejo

FKIM KOTA MALANG NEWS
Penguatan Kelembagaan KIM Melalui Tata Kelola Administrasi

FKIM Kota Malang – Hari Kamis tgl. 6 Agustus 2020 Dinas Kominfo bersama FKIM Kota Malang menyerahkan Buku Administrasi kepada KIM Mbois kelurahan Bunulrejo, KIM Bois Ilakes kelurahan Blimbing, KIM Andong Merah kelurahan Pandanwangi dan KIM Cemara Hijau kelurahan Cemoro Kandang

KIM Mbois kelurahan Bunulrejo
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Mbois kelurahan Bunulrejo Andri Wiwanto, ST, MM yang disaksikan oleh Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

 

KIM Andong Merah kelurahan Pandanwangi
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Andong Merah Tommy Setyawan yang disaksikan oleh Seklur Kel. Pandawangi Meselan, SH.M.AP dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

KIM Bois Ilakes kelurahan Blimbing
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Bois Ilakes Didik yang disaksikan oleh Lurah Blimbing Rony Kuncoro S.STP dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

KIM Cemara Hijau kelurahan cemoro kandang
Wakil dari Diskominfo Febrian Retnosari, S.Sos, M.Si menyerahkan buku administrasi kepada Ketua KIM Cemara Hijau Drs. Hariadi yang disaksikan oleh Seklur Cemorokandang dan Ketua FKIM Kota Malang Pantjawati Y, S.Sos, M.AB

Dengan adanya penyerahan Buku Administrasi untuk KIM semoga menjadikan semakin kuatnya organisasi KIM-KIM Kota Malang. ( FKIM Kota Malang )

Kita bersama untuk semua..

Pewarta : Meidi
Fotographer : Meidi
Editor foto : Fahmi

Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo
#terusberkreativitas

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Tahun Ini, Festival Menari Tari Bapang Kelurahan Bunulrejo Bakal Digelar Virtual – Kampung KB Mbois

Ribuan warga Kelurahan Bunulrejo saat turut serta meramaikan Festival Menari Tari Bapang tahun 2019 lalu. (Foto: Instagram @siswantiyuke).

Ribuan warga Kelurahan Bunulrejo saat turut serta meramaikan Festival Menari Tari Bapang tahun 2019 lalu. (Foto: Instagram @siswantiyuke).

MALANGTIMES – Tahun lalu festival menari Tari Bapang di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dilangsungkan dengan menghadirkan 1.000 warga yang ikut flashmob secara serentak. Namun kali ini, festival itu akan dilaksanakan berbeda, yakni secara virtual.

Agenda tersebut sebagai salah satu bentuk memeriahkan perayaan HUT Ke-75 RI  yang digelar di tengah pandemi covid-19.

Lurah Bunulrejo Yuke Siswanti menyampaikan, kegiatan Tari Bapang itu bagian dari kreativitas warganya. Karena mendulang kesuksesan tahun 2019 lalu, maka kali ini dengan semangat membangun nasionalisme, festival Tari Bapang digelar secara virtual.

“Sekaligus menbangun budaya dengan Tari Bapang. Semoga festival ini dapat bermanfaat dan dapat diikuti oleh semua warga Kota Malang,” ujarnya.

Tak hanya itu. Per hari ini (Kamis, 6/8/2020) Kelurahan Bunulrejo mencanangian dua kampung edukasi. Yaitu kampung edukasi seni dan tari serta kampung edukasi buah-buahan dan rempah.

Kampung edukasi seni dan tari itu terbagi di beberapa RW, yakni RW 3, 4, 5 dan 6. Warga di wilayah tersebut memang banyak berprofesi pelaku seni yang mumpuni dan layak untuk dikembangkan.

“Di sini juga memiliki beberapa lokasi yang dapat menampilkan geliat seni warga sehingga saya mencanangkan menjadi kampung edukasi seni dan tari. Contoh semangat warga dalam mengikuti flashmob Tari Bapang. Cukup aktif dan antusias, sehingga potensi kampung edukasi ini akan menjadi spot wisata menarik bagi Kota Malang,” imbuhnya.

Sedangkan kampung edukasi buah-buahan dan rempah terdapat di wilayah RR R RW 19 Kelurahan Bunulrejo. Yuke menilai, pengembangan potemsi di Perumahan Bunulasri yang menjadi dorongan untuk pencanangan pusat edukasi buah dan rempah.

“Ini juga bagian dari cerita membangun sejarah 1.085 tahun Bunulrejo yang merupakan taman yang indah. Begitu cerdasnya ide ini dibangun dalam membuat kampung edukasi. Salut untuk
warga RT 4 RW 19 Bunulrejo,” tambahnya.

Dengan terealisasinya ide-ide kreatif dan penguatan budaya di lingkungan masyarakat itu, Kelurahan Bunulrejo mendorong semua kelembagaan, baik di tingkat RT dan RW, untuk dapat mengembangkan potensi lain di wilayahnya.

“Seperti halnya pengurus Kampung KB Mbois Bunulrejo telah bergerak untuk kemajuan wilayah Kelurahan Bunulrejo sehingga akan dapat membangun sebuah ekosistem ekonomi kreatif dan semua itu untuk manfaat bagi warga sendiri,” tandas Yuke.

Sumber : https://www.malangtimes.com/baca/55982/20200806/180700/tahun-ini-festival-menari-tari-bapang-kelurahan-bunulrejo-bakal-digelar-virtual?fbclid=IwAR1IyhQfaMd-9eFB4a6Tf8tbO2Z9qM8luPeDtOdXplEh3ZI5XheWSpkfFek

Bu Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si Kembangan Area Urban Farming di Kawasan Kantor Kelurahan Bunulrejo Kota Malang

#MboisPeople [Update Info Bunulrejo]
6 Agustus 2020
Bu Lurah Spirit Mbois Membangun Bunulrejo


Bu Lurah Bunulrejo Dra. Yuke Siswanti, M.Si mempunyai spirit yang luar biasa dalam membangun Bunulrejo, bagaimana beliau totalitas dalam mendukung berbagai kegiatan di Bunulrejo seperti contoh nya di tahun 2019 beliau total memberikan dukunngan kegiatan kepda Karang Taruna Setya Karya Kelurahan Bunulrejo yang mempunyai agenda dua Festival yang menghasilkan apresiasi budaya dengan tari Bapang dan produk budaya dengan Batik Tulis Bunga Kantil Bunulrejo
.
Apresiasi yang tinggi kepada Lurah Bunulrejo terkait penanganan dampak pandemik covid19 di wilayah Bunulrejo, bagaimana beliau dengan keterbatasan kewenangan mampu mengkolaborasikan stakeholder di bunulrejo untuk bergerak sinergi
.
Bunulrejo dengan 21 RW 147 RT dan 29.715 jiwa merupakan wilayah dengan kepadatan tinggi, sebuah wilayah yang bisa di explore untuk menjadi sebuah kelurahan tematik, apalagi Bunulrejo memiliki sejarah 1085 tahun
.


Spirit sejarah 1085 tahun Bunulrejo ini juga yang membuat Bu Lurah terus menggelorakan semangat kepada warga untuk terus berkreativitas, nah Mbois people dalam konteks mengisi kreativitas ini Bu Lurah juga aktif berperan dalam simpul terdekat, dalam hal ini adalah kantor kelurahan, beliau mencoba mempercantik area kantor kelurahan
.
Mempercantik area kantor kelurahan ini wujud sebuah spirit bersama untuk memajukan Bunulrejo, ide itu langsung dilaksanakan sore hari selepas jam kantor, bersama tokoh RW 18 yang ahli dalam pengembangan urban farming yaitu bapak Edy Setyo Budianto bergerak membuat taman urban farming di area kantor kelurahan, Nah Mbois People ditunggu hasilnya ya bagaimana area kantor kelurahan Bunulrejo menjadi Mbois dengan tanaman hijau dan urban farming
.
Semangat Bu Lurah dalam support kreativitas warga dan bagaimana berusaha memajukan Bunulrejo ini adalah bagaimana menjadi potensi Wisata Tematik berdasarkan sejarah 1085 tahun Bunulrejo
.
Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Pewarta :
@kimmbois
www.kimmbois.com
KIM Mbois Bunulrejo

Bergerak Membentuk Kampung Edukasi Buah-buahan dan Rempah RT 4 RW 19 Bunulrejo – Kampung Keluarga Berencana (KB) Mbois Kota Malang

#MboisPeople [Update Info Kampung KB Mbois Bunulrejo]
www.kampungkbmbois.com
—-


Ayo Mbois People, apa terpikirkan oleh anda, sebuah lapangan, disebuah RT, apakah cuma hanya dilakukan pemberian cat di lokasi, urban farming, sumur resapan, bisa jadi iya.. tetapi bila bicara Bunulrejo pesan tersirat nantinya lebih dari itu
.
Mau dijadikan apa ya…heeee
.
Bagaimana Mbois People kalau Bunulrejo semakin Mbois
—-
“Kampung KB Mbois Berbasis Potensi Wisata Tematik Sejarah Bunulrejo 1085 tahun”
.
@kampungkbmbois
.
www.kampungkbmbois.com
—-
Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

Lurah Bunulrejo Mecanangkan dua Kampung Edukasi dan Festival Menari Tari Bapang Virtual Yang Merupakan Program Kampung KB Mbois

SIARAN PERS

6 Agustus 2020

UNTUK SEGERA DISEBARLUASKAN 

           

Kontak                        : Dra. Yuke Siswanti, M.Si, Kepala Kelurahan Bunulrejo

Alamat                        : Kantor Kelurahan Bunulrejo, Jl. Hamid Rusdi 92 Kota Malang

Website          : http://kelbunulrejo.malangkota.go.id  

 

Lurah Bunulrejo Mecanangkan dua Kampung Edukasi dan Festival Menari Tari Bapang Virtual yang merupakan program Kampung KB Mbois1.      Kampung Edukasi Seni dan Tari RW 3, RW 4, RW 5, dan RW 6 Kelurahan Bunulrejo2.      Kampung Edukasi Buah-buahan dan Rempah RT 4 RW 19 Bunulrejo 3.      Festival Menari Tari Bapang Virtual 

MALANG, – Bunulrejo 1085 tahun pada tahun 2020 ini adalah sebuah refleksi mengangkat semangat membangun keluarga dan lingkungan di kelurahan Bunulrejo semakin bermakna, apa makna yang didapat seperti dalam kondisi dampak pendemik covid19 ini adalah semua stakeholde Bunulrejo yang dalam penanganan covid-19 telah cukup tangguh dengan gotong royong dan bergerak dinamis bahu membahu saling bantu antar RW, dengan kekuatan Kelurahan Tangguh (Keltang) dan Kampung Tangguh di setiap RW.

Semangat gotong royong antar RW merupakan sebuah modal sosial yang tinggi bagi pengembangan suatu wilayah, geliat dalam pengembangan Bunulrejo banyak tercermin dari prestasi dan gerak langkah warga, misalnya RW 13 Bunulrejo yang ketua RW nya mendapatkan upakarti, kemudian LPMK menjadi yang terbaik tingkat provinsi, tentu pencapaian itu perlu dijaga dan terus dikembangkan dengan kreativitas.

Dinamika kelurahan Bunulrejo cukup signifikan dengan peran kelembaan kelurahan, terutama oleh adik-adik Karang Taruna Setya Karya Kelurahan Bunulrejo yang memulai pada tahun 2018 mengadakan seminar kajian wisata tematik Bunulrejo dan revitaliasi pasar Bunulrejo menjadi pasar wisata, sebuah semangat anak muda yang luar biasa dalam bergerak mengembangkan daerahnya.

Momentum selanjutnya yang patut diapresiasi adalah pada tahun 2019 kami Kelurahan Bunulrejo memberikan support kepada Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo mengadakan acara Flashmob Tari Bapang dan Bunulrejo Culinary Festival pada bulan oktober 2019, sebuah acara yang keren bagaiman 1.000 orang lebih warga Bunulrejo menari bersama di halaman pasar Bunulrejo. Sehingga output dari acara ini adalah Bunulrejo dapat menggali Budaya Sejarah Bunulrejo melalui Budaya Tari Bapang.

Lebih menarik lagi adalah di bulan november 2019 berlokasi dihalaman pasar Bunulrejo diselenggarakan lagi acara Batik Night Fashion Carnival, sebuah acara yang juga diselanggarakan oleh anak muda Karang Taruna Setya Karya Bunulrejo, acara bagus sekali mengangkat produk budaya Bunulrejo, yaitu Batik Bunga Kantil Bunulrejo yang merupakan produk budaya dari sejarah Bunulrejo yang merupakan wilayah perdikan dengan taman bunga yang indah.

 

Lurah bersama staf Kelurahan Bunulrejo merupakan fungsi komunikator dan motivator dalam proses pengembangan suatu wilayah, potensi yang luar biasa yang dikembangkan oleh kelembagaan kelurahan dan geliat setiap RW di kelurahan Bunulrejo merupakan modal dalam mengembangkan potensi wisata tematik berdasarkan sejarah 1085 tahun Bunulrejo. Sehingga saya Lurah Bunulrejo pada tanggal 6 Agustus 2020 dalam agenda Kampung KB Mbois mencanangkan 2 Kampung Edukasi dan Festival Menari Tari Bapang yaitu :

1.      Kampung Edukasi Seni dan Tari RW 3, RW 4, RW 5, dan RW 6 Kelurahan BunulrejoPotensi RW 3, RW 4 dan RW 5 dengan banyak pelaku seni dan memiliki beberapa lokasi ekspresi yang dapat menampilkan geliat seni warga, sehingga saya mencanangkan menjadi Kampung Edukasi Seni dan Tari. Seperti contoh semangat warga dalam mengikuti flashmob tari bapang, cukup aktif dan antusias, sehingga potensi Kampung Edukasi ini akan menjadi spot wisata menarik bagi Kota Malang2.      Kampung Edukasi Buah-buahan dan Rempah RT 4 RW 19 Bunulrejo.Melihat paparan ide kreatif dari warga RT 4 RW 19 Bunulrejo dalam mengembangkan potensi perumahan Bunulasri menjadi semangat saya mendorong dan mencanangkan pusat edukasi buah dan rempah, sebagai bagian dari cerita membangun sejarah 1085 tahun Bunulrejo yang merupakan taman yang indah, begitu cerdasnya ide ini dibangun dalam membuat Kampung Edukasi, salut untuk warga RT 4 RW 19 Bunulrejo.3.      Festival Menari Tari Bapang Virtual

Dalam mengisi semarak HUT RI ke-75 ini merupakan sebuah ide kreatif dalam membangun semangat nasionalisme dan membangun budaya dengan tari bapang, semoga festival ini dapat bermanfaat dan dapat diikuti oleh semua warga kota Malang.

 

Kami Kelurahan Bunulrejo mendorong semua kelembagaan dan RW untuk terus dapat mengembangkan potensi wilayahnya dan dapat meng-explore potensi sejarah 1085 tahun Bunulrejo, seperti halnya pengurus Kampung KB Mbois Bunulrejo telah bergerak untuk kemajuan wilayah Kelurahan Bunulrejo, sehingga akan dapat membangun sebuah ekosistem ekonomi kreatif dan semua itu untuk manfaat bagi warga Kelurahan Bunulrejo

 

 

Spirit kami Bunulrejo Mbois :

Bunulrejo Mbois
Mbois = Mbonol Is Culture

 

 

Hormat kami,

Lurah Bunulrejo

 

 

 

Dra. YUKE SISWANTI, M.Si

Pembina

NIP. 19660612 199202 2 006